Cikarsya Production :

7 Hal Yang Harus Kamu Tahu Tentang Gunung Merbabu October 23rd, 2015 by Aliko Sunawang Paket Pemandu, Guide, Porter Gunung Merbabu dan Gunung di Indonesia Paket Gunung Merbabu ...

Read more »

Penawaran Khusus Wisata dan Kegiatan Paket Meeting/Gathering Selain tempat rekreasi, umbul sidomukti juga memiliki paket meeting/gathering, program halfday, fullday dan juga 2 hari 1 malam ...

Read more »

RESTORAN Umbul SidomuktiPesona Gunung Ungaran Semarang Kantin Pondok Lesehan ikan bakar umbul sidomukti Pondok kopi Coffee Shop 24 jam Kantin     tempat makan yang dekat dengan lo ...

Read more »

PENGINAPAN Umbul Sidomukti Pesona Lereng Gunung Ungaran Semarang Pondok Wisata Villa Pondok Kopi Homestay Pinus Camping Ground Nikmati liburan keluarga Anda di Pondok Wisata Umbul Sidomukt ...

Read more »

Outbond Umbul Sidomukti Wahana Pacu Adrenalin Jam Operasional : Weekday    :  09.00 - 16.30 WIB Weekend   :  08.00 - 17.00 WIB KETIKA ...

Read more »

Taman Renang UmbulSidomukti Jam Operasional : Weekday   :  08.00 - 17.00 WIB Weekend   :  07.00 - 17.00 WIB Taman renang umbul alam Umbul ...

Read more »

Umbul Sidomukti : Pesona Lereng Gunung Ungaran BERANDA Salam Sejahtera, Kami mengucapkan selamat datang di umbul sidomukti Taman Renang Alam. Sungguh menjadi kehormatan bagi kami, Anda te ...

Read more »

Pendakian Gunung Merbabu  Berikut Tips dan Saran Sebelum Pendakian Wekas, Selo, Chuntel, Thekelan, Suwanting Pendakian Gunung Merbabu selalu bisa membuat kesan tersendiri ba ...

Read more »
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan

Antariksa Messenger Tabrak Planet Merkurius

Written By Provider Wisata on Jumat, 01 Mei 2015 | 17.00

Misi Berakhir, Wahana Antariksa Messenger Tabrak Planet Merkurius

Jumat, 1 Mei 2015 | 22:55 WIB
 
NASA/Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory/Carnegie Institution of Washington Ilustrasi wahana Messenger di orbit Planet Merkurius.

JAKARTA, KOMPAS.com - Misi eksplorasi Planet Merkurius yang dilakukan wahana antariksa Messenger (Mercury Surface, Space Environment, Geochemistry, and Ranging) selama 11 tahun akhirnya berakhir.


Perjalanan panjang yang dilalui wahana tersebut sejak diluncurkan tahun 2004 diakhiri secara dramatis dengan menjatuhkannya ke permukaan Merkurius.

"Misi Messenger menyediakan amunisi baru bagi para ilmuwan untuk memulai tahap misi selanjutnya yakni menganalisis data-data yang sudah ada di arsip dan mengungkap misteri Merkurius," demikian pernyataan resmi NASA.

Messenger menabrakkan diri ke permukaan Merkurius dengan kecepatan 8.750 mil per jam atau sekitar 4 kilometer per detik. Hasil tumbukan wahana yang hanya sepanjang 3 meter diperkirakan menciptakan kawah baru di permukaan Merkurius dengan diameter sekitar 16 meter.

Pengendali misi di Applied Physics Laboratory (APL) Johns Hopkins University di Laurel, Maryland, AS menyatakan, pesawat antariksa itu menghantam permukaan Merkurius, Kamis (30/4/2015) pukul 02.40 pm EDT atau Jumat pukul 02.40 WIB dini hari.

Sayang, detik-detik terakhir Messenger di permukaan planet terdekat dengan matahari itu tidak dapat diamati karena menabrak permukaan planet yang membelakangi Bumi. Teleskop-teleskop di Bumi tidak bisa menangkap momen tabrakan itu.

Messenger diluncurkan pada 3 Agustus 2004 dan harus mengarungi luar angkasa selama bertahun-tahun sebelum sampai ke orbit Merkurius pada 17 Maret 2011. Selama misi, Messenger sudah mengitari Merkurius sebanyak 4.105 kali.

Seharusnya misi penelitian ilmiah di Merkurius hanya direncanakan hingga Maret 2012. Namun, karena masih berfungsi baik, misi nya diperpanjang hingga dua kali untuk menambah informasi lebih jelas mengenai planet tersebut.

Salah satu hasil penelitian terbaru yang berhasil dilakukan Messenger adalah mengumpulkan informasi-informasi penting tentang anomali magnetik di kerak Merkurius serta kawah-kawah kutub berisi es pada permukaannya.


Messenger juga berhasil menentukan komposisi permukaan Merkurius, mengungkap sejarah geologisnya, menemukan medan magnet internalnya, dan memverifikasi deposit kutubnya yang didominasi air es.

Setelah kehabisan bahan bakar dan tidak bisa lagi meningkatkan ketinggian, Messenger akhirnya tidak bisa menahan gaya gravitasi matahari di orbitnya.

"Hari ini kita menyampaikan perpisahan kepada pesawat paling tangguh yang berhasil menjelajahi planet tetangga," kata Sean Solomon, peneliti utama Messenger dan direktur Lamont-Doherty Earth Observatory Columbia University di Palisades, New York.

Editor : Tri Wahono
Sumber: NASA

Paket Wisata

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kabar Internet - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger