Cikarsya Production :

7 Hal Yang Harus Kamu Tahu Tentang Gunung Merbabu October 23rd, 2015 by Aliko Sunawang Paket Pemandu, Guide, Porter Gunung Merbabu dan Gunung di Indonesia Paket Gunung Merbabu ...

Read more »

Penawaran Khusus Wisata dan Kegiatan Paket Meeting/Gathering Selain tempat rekreasi, umbul sidomukti juga memiliki paket meeting/gathering, program halfday, fullday dan juga 2 hari 1 malam ...

Read more »

RESTORAN Umbul SidomuktiPesona Gunung Ungaran Semarang Kantin Pondok Lesehan ikan bakar umbul sidomukti Pondok kopi Coffee Shop 24 jam Kantin     tempat makan yang dekat dengan lo ...

Read more »

PENGINAPAN Umbul Sidomukti Pesona Lereng Gunung Ungaran Semarang Pondok Wisata Villa Pondok Kopi Homestay Pinus Camping Ground Nikmati liburan keluarga Anda di Pondok Wisata Umbul Sidomukt ...

Read more »

Outbond Umbul Sidomukti Wahana Pacu Adrenalin Jam Operasional : Weekday    :  09.00 - 16.30 WIB Weekend   :  08.00 - 17.00 WIB KETIKA ...

Read more »

Taman Renang UmbulSidomukti Jam Operasional : Weekday   :  08.00 - 17.00 WIB Weekend   :  07.00 - 17.00 WIB Taman renang umbul alam Umbul ...

Read more »

Umbul Sidomukti : Pesona Lereng Gunung Ungaran BERANDA Salam Sejahtera, Kami mengucapkan selamat datang di umbul sidomukti Taman Renang Alam. Sungguh menjadi kehormatan bagi kami, Anda te ...

Read more »

Pendakian Gunung Merbabu  Berikut Tips dan Saran Sebelum Pendakian Wekas, Selo, Chuntel, Thekelan, Suwanting Pendakian Gunung Merbabu selalu bisa membuat kesan tersendiri ba ...

Read more »
Latest Post

Manusia Digantikan Robot

Written By Provider Wisata on Jumat, 01 Mei 2015 | 02.05

Ini Kata Bill Gates Soal Manusia Digantikan Robot


Pendiri Microsoft Bill Gates sedang minum air hasil olahan kotoran manusia.
 
KOMPAS.com - Robot yang menggantikan segala aspek kerja manusia, selama ini hanya sebuah cerita dari film fiksi ilmiah. Namun, hal itu bukan tak mungkin menjadi kenyataan.

Founder Microsoft Bill Gates khawatir hal tersebut akan jadi kenyataan suatu saat nanti. Pemicunya adalah tingkat kecerdasan buatan pada robot yang berkembang semakin pintar.

Pria yang dikenal dermawan itu sempat mengutarakan kekhawatiran terkait kecerdasan buatan pada robot melalui forum online Reddit.

"Saya termasuk orang yang khawatir pada Super Intelligence," ujarnya dalam sesi Ask Me Anything, seperti dikutip KompasTekno dari Recode, Selasa (24/3/2015).

"Pada awalnya, mesin akan melakukan banyak pekerjaan untuk kita dan (mesin itu) tidak harus super cerdas. Hal itu bisa jadi positif jika kita bisa mengaturnya dengan baik. Beberapa dekade setelah masa itu, kecerdasan buatan tersebut akan meningkat dan sudah cukup kuat untuk kita khawatirkan," kata Gates.

Dalam kesempatan berbeda, Gates juga mengungkap kekhawatirannya terhadap robot pada Recode. Menurut pria kelahiran Seattle ini ada dua model ancaman berbeda terkait kecerdasan buatan.

Skenario pertama yang ditakutkan Gates adalah penggantian tenaga kerja. Jika manusia sudah bisa digantikan sepenuhnya oleh mesin, maka pemilik modal tak perlu lagi mempekerjakan karyawan, dan ini bisa berarti tingkat kekayaan yang semakin timpang.

Pola semacam itu, misalnya, bisa dilihat dalam skala yang berbeda di Silicon Valley. Beberapa perusahaan rintisan digital menghasilkan uang banyak tanpa mempekerjakan banyak orang.

Namun yang dipermasalahkan Gates adalah soal kecepatannya. Perkembangan yang terlalu cepat artinya sebagian masyarakat mungkin belum siap menghadapinya.

Skenario kedua, adalah munculnya kecerdasan buatan yang jauh lebih cerdas dari manusia. Skenario ini tentunya mengandaikan bahwa jika kecerdasan buatan melampaui kecerdasan manusia, apa peranan manusia kemudian?

Dalam hal inilah Gates ingin berbincang dengan Elon Musk dan beberapa orang lain yang diketahuinya memiliki kekhawatiran yang sama dan telah mengalirkan dana mereka untuk mengatasinya. (Siapa Elon Musk? Baca di: Elon Musk, Sosok "Iron Man" di Dunia Nyata )
 
Sumber: Recode
Editor: Wicak Hidayat

Rendah Hati Perlu

Jokowi: Rendah Hati Perlu, tetapi Kadang Kita Harus Sombong

Rabu, 29 April 2015 | 15:43 WIB
 
TRIBUNNEWS / DANY PERMANA Presiden Joko Widodo memberikan sambutan sebelum membuka Asian African Business Summit di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Selasa (21/4/2015). Asian African Business Summit yang merupakan rangkaian kegiatan dari Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika mengangkat tema 'Realization of Asia-Africa Partnership for Progress and Prosperity'.

SEMARANG, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, negara boleh mengambil utang luar negeri asal untuk kegiatan produktif.

"Utang enggak apa-apa, asal dipakai untuk (kegiatan) produktif," kata Presiden ketika mencanangkan Program Sejuta Rumah di Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2015), seperti dikutip Antara.

Presiden mencontohkan kegiatan produktif itu, misalnya, untuk membangun jembatan, jalan, atau infrastruktur lain. (baca: SBY Sebut Jokowi Salah Terkait Kritikan terhadap IMF)

"Kalau pinjaman untuk bayar subsidi itu keliru," tukasnya.

Presiden juga menyebutkan bahwa saat ini Indonesia masih memiliki utang sekitar Rp 2.600 triliun.

"Kita masih utang di WB dan ADB. Total utang ada sekitar Rp 2.600 triliun, baik bilateral maupun multilateral," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengajak bangsa Indonesia untuk optimistis bahwa Indonesia merupakan bangsa yang besar. (Baca: Ini Penjelasan BI soal Utang ke IMF)

"Jangan pesimistis, kita bisa jadi besar. Kita nomor empat penduduk terbesar di dunia. Di KAA, mereka memandang kita," imbuhnya.

Menurut Presiden, sikap rendah hati memang diperlukan. Namun, Indonesia juga harus mampu menunjukkan dirinya sebagai bangsa besar.

"Rendah hati perlu, tetapi kadang-kadang kita harus sombong, ini loh Indonesia," kata Jokowi.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Sandro Gatra
Sumber: Antara

Netizen Bertumbuh, Mutu Pelayanan Kesehatan Terpengaruh

Netizen Bertumbuh, Mutu Pelayanan Kesehatan Terpengaruh 

Oleh: Ilham Akhsanu Ridlo, S.KM., M.Kes

Doc. RS Bedah SurabayaDoc. RS Bedah SurabayaSebagai stakeholder dalam kajian mutu, konsumen menjadi kekuatan yang tidak akan pernah boleh dilupakan oleh provider layanan kesehatan. Sebagai bagian dari konsumen, maka Netizen memegang peranan yang sama dengan konsumen konvensional.

Apa itu Netizen?
Masih ingat betul saat mengamati pergeseran segmentasi pasar yang disampaikan oleh Hermawan Kartajaya yang merubah segmentasi konvensional yang membagi segmentasi pasar ke dalam 3 tiga (tiga) segmen yaitu Senior, Men and Citizen yang kemudian dewasa ini diperbaharui menjadi Youth, Woman and Netizen.

Kata Netizen Pertama kali dibuat oleh Michael Hauben. Pada tahun 1992 ia menciptakan istilah Netizen untuk menggambarkan pengguna internet (user) yang memiliki rasa tanggung jawab sebagai warga internet. Atau Netizen merupakan istilah yang dibentuk dari kata Net (internet) dan Citizen (warga). Jika di satukan, artinya kurang lebih "warga internet" atau "penduduk dunia internet". Sederhananya, Netizen adalah pengguna internet yang berpartisipasi aktif (berkomunikasi, mengeluarkan pendapat, berkolaborasi) dalam media internet.

Siapakah Netizen itu?
Netizen adalah semua orang yang mengakses dan menggunakan internet. Semua orang yang menggunakan Internet bisa di sebut Netizen mulai yang hanya menggunakan Mobile Internet, komputer rumah yang terkoneksi internet, mahasiswa yang berlama-lama di kampus hanya karena Facebook-an, ibu-ibu yang bersosialisasi di twitter atau aktivis yang konsen dengan blogging. Ketika sedang offline, Netizen tidak berbeda dengan citizen (warga) lainnya. Mungkin ada beberapa perilaku unik yang membedakan seorang netizen dengan citizen seperti kebutuhan aktualisasi diri yang tinggi terhadap pengoptimalan mobile technology dan mungkin bersifat addict.

Mengapa Netizen dapat dikatakan Penting dalam Mutu Pelayanan Kesehatan ?
Netizen menjadi sangat valuable dan berpengaruh karena mereka sangat aktif menyuarakan pendapatnya lewat Sosial Media (internet). Netizen menyuarakan hal-hal yang sejalan dengan nilai yang dianutnya. Netizen tidak dibayar atau dikomando, melainkan berpartisipasi aktif dengan suka cita. Netizen dengan senang hati akan mengulas apapun yang menjadi perhatian personalnya.

Pengaruh Netizen di Indonesia di ranah global adalah topik-topik lokal yang menembus trending topic. Masih ingat kasus mengenai sengketa antara Rumah Sakit Omni dengan Prita yang membawa kasus ini pada tataran hukum.

Di twitter, kebanyakan dari para influncer yang memiliki follower yang banyak, mereka sangat mampu membuat suatu topik menjadi trending topic di twitter. Begitu juga blogger, seorang blogger yang blognya dibaca oleh 5000 orang setiap harinya memiliki 'channel' untuk mempengaruhi 5000 pembaca tersebut. Sebagian pembaca yang terinspirasi dan akan dapat mendiskusikan tulisan yang diterbitkan di blog tersebut di channel social media yang lain atau bahkan merekomendasikan tulisan tersebut kepada 'follower' yang mengikutinya melalui twitter atau blog sang pembaca.Begitu hebatnya sosial media saat ini sehingga mampu membuat opini public dan secara masif mampu mempengaruhi policy maker.

Netizen Bertumbuh
Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia setelah China (1,346 juta jiwa), India (1,198 juta jiwa), dan Amerika Serikat (315 juta jiwa). Sensus yang dilakukan oleh BPS pada tahun 2010 menyebutkan bahwa populasi penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 237,6 juta jiwa, bertambah 32,5 juta jiwa dibandingkan dengan hasil sensus penduduk yang terakhir dilakukan oleh BPS tahun 2000 yaitu sebesar 205,1 juta jiwa.

Hal yang juga sangat menggembirakan adalah angka penetrasi penggunaan internet oleh rumah tangga di Indonesia secara umum yang mencapai 27% di perkotaan (urban) dan 8% di daerah pedesaan (rural). Dengan semakin tingginya penggunaan internet di Indonesia dan dukungan pemerintah untuk memberikan akses internet di seluruh desa di Indonesia, hal ini akan memiliki implikasi besar terhadap perubahan sikap, kebiasaan, dan perilaku masyarakat termasuk juga dalam pelayanan kesehatan yang utamanya terhadap pergeseran mutu layanan.

Netizen sebagai penentu dalam meraih Heart share. Yang dimaksud disini adalah emotional (emosi) target market (Sasaran mutu) yang menjatuhkan pilihannya lebih dari daya nalar pikiran dan mempunyai kekuatan bertahan terhadap apa yang dipilih secara emosional. Netizen bisa berdaya sebagai penentu dalam perubahan mutu pelayanan kesehatan.

Dewasa ini pelayanan kesehatan menghadapi persaingan paling sengit dalam banyak dasawarsa, dan segalanya akan semakin sengit di tahun-tahun mendatang. Tantangan juga demikian, regulasi dan gap asymentric knowledge dari pasien (konsumen) semakin sempit. Agar sukses dalam pasar dengan persaingan ketat, perusahaan harus beralih dari falsafah produk dan pen¬jualan menjadi falsafah pelanggan dan mutu. Perusahaan harus bekerja lebih giat lagi dengan konsep peningkatan mutu layanan mereka guna memenuhi dan memuaskan kebutuhan pelanggan.

Terlebih lagi di negara-negara maju dan berkembang, pasar industri pelayanan kesehatan yang sering kita temui adalah 'pasar mutu'. Artinya jika mutu layanan kurang maka pasien akan pasti memilih dan membandingkan ke layanan kesehatan lainnya, hal ini dikarenakan adanya variasi yang sangat beragam di penyedia layanan itu sendiri. Belum lagi pasien (konsumen) menjadi semakin terdidik dan menuntut, serta harapan mutu terus naik akibat variasi provider dan layanan kesehatan. Agar sukses, atau hanya sekadar bertahan, perusahaan perlu falsafah baru. Agar unggul di pasar dewasa ini, perusahaan harus berpusat pada pelanggan (customer-centered) mereka harus memberikan nilai superior kepada pelanggan sasaran. Mereka harus ahli dalam membangun pelanggan, bukan hanya membangun produk.

Mutu Pelayanan Kesehatan Terpengaruh
Sudah cukup jelas dipenjelasan mengenai penetrasi Netizen di Indonesia yang perlu untuk mendapatkan perhatian bagi kalangan praktisi pelayanan kesehatan. Sebagai prediksi kedepan, Mutu Layanan Kesehatan akan terpengaruh oleh peningkatan penetrasi Netizen. Beberapa hal yang menurut saya dapat dijadikan cetak tebal antara lain:
  1. Gap Asymmetric Knowledge semakin sempit
    Dapat kita ketahui bersama bahwa industri jasa di bidang kesehatan mempunyai sifat asymmetric knowledge yang diartikan sebagai Ketidak-seimbangan pengetahuan dari pihak pemberi jasa pelayanan kesehatan (dokter, provider layanan kesehatan) terhadap pengguna jasa pelayanan kesehatan/konsumen/pasien. Informasi tentang bagaimana pelayanan pengobatan untuk penyembuhan suatu penyakit hanya dikuasai dan dipahami oleh pemberi jasa pelayanan kesehatan (dokter). Dengan demikian karena ketidakpahamannya, pasien pasrah menyerahkan sepenuhnya upaya penyembuhannya kepada dokter. Dokter yang menentukan semua upaya yang perlu dilakukan untuk penyembuhan seorang pasien.Kebutuhan akan pelayanan kesehatan (demand) dengan demikian tidak ditentukan oleh pengguna jasa tetapi oleh provider. Keadaan ini sering mendorong apa yang disebut sebagai supply induce demand. Artinya pemberi jasa pelayanan (dokter) dapat melakukan dorongan penggunaan pelayanan yang berlebihan, tidak sesuai standar dan induksi-induksi lainya, dan pasien dalam keterbatasan pemahamannya menyerah pada induksi-induksi penggunaan pelayanan kesehatan yang tak perlu dan berlebihan karena menguntungkan dokter dari sisi ekonomis.
    Kondisi diatas nantinya akan semakin dapat ditekan dan dipersempit gapnya saat semua orang bergeser atau menjadi seorang Netizen. Netizen sangat 'candu' terhadap informasi yang didapat di internet yang mana informasi itu didapat sangat murah, global dan mempunyai kebenaran yang mendekati sesungguhnya. Itu berakibat nantinya provider layanan kesehatan (dokter, rumah sakit dan sarana kesehatan lainnya) wajib meningkatkan mutu layanan salah satunya mutu layanan di bidang komunikasi terapeutik yang akuntabilitasnya dapat dipertanggung jawabkan.
  2. Layanan Kesehatan Terpacu Kualitas Mutu
    Pada prediksi nomor 1 (satu) diatas dapat dinyatakan bahwa Netizen memegang peranan terciptanya perubahan gap asymmetric knowledge. Perubahan itu sebagai pendorong terhadap terciptanya perubahan kualitas mutu layanan kesehatan. Turbulensi kearah perbaikan mutu menjadi hal yang sangat mungkin dan wajib. Bisa dilihat bagaimana jika semua pasien akan terdidik secara informasi menjadi sangat peka akan kualitas dan mutu. Maka bisa ditebak komplain akan dengan mudah dan influence akan hal tersebut bisa sangat mudah disebarkan melalui dunia maya. Nah jika hal tersebut tidak dikelola dengan konsep mutu oleh provider layanan kesehatan maka akan menjadi suatu musibah massal terhadap provider bersangkutan.
  3. Pergeseran Budaya Komplain
    Keluarga pasien maupun pasien sekarang punya Facebook, Twitter dan beberapa jejaring sosial media untuk akses meluapkan emosinya tentang jeleknya kualitas mutu layanan kesehatan. Dulu kala, pasien mungkin hanya bisa menulis surat pembaca di majalah atau koran yang tentunya mempunyai beberapa keterbatasan konvensional. Ini yang perlu diwaspadai oleh Provider Layanan Kesehatan. Ingat, bagaimana seorang bisa berdiskusi via email dan membuahkan penyelesaian kasus hukum yang berujung panjang pada kasus malpraktik atau buruknya kualitas mutu layanan kesehatan.
  4. Pergeseran Pola Pencarian Informasi Layanan Kesehatan
    Yang terakhir adalah perubahan pola pencarian Informasi Layanan Kesehatan. Saat ini dan kedepannya seorang pasien dan keluarga pasien dapat membandingkan beberapa provider layanan kesehatan satu dengan lainnya hanya dengan membuka komputer-nya atau dengan smartphone-nya. Ini memudahkan konsumen, dan Netizen melakukan itu karena 'candu' Netizen adalah dunia internet.
Menarik bukan melihat geliat perkembangan Netizen dan dunianya yang menurut saya mempunyai pengaruh terhadap indutrialisasi jasa layanan kesehatan. Kajian ini menjadi menarik dan bisa dilakukan eksplorasi ilmiahnya.

sumber : http://mutupelayanankesehatan.net/index.php/sample-levels/19-headline/804-netizen-bertumbuh-mutu-pelayanan-kesehatan-terpengaruh

Dimulainya Pembangunan Jalan Tol Sumatera

Written By Provider Wisata on Kamis, 30 April 2015 | 23.37

Tekan Sirine, Presiden Tandai Dimulainya Pembangunan Jalan Tol Sumatera

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (Antara/Yudhi Mahatma) 

Bandar Lampung - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Gubernur Lampung M Ridho Ficardo menekan sirene tanda dimulainya peletakan tiang pancang (ground breaking) megaproyek pembangunan jalan tol Sumatera, di perkebunan karet PTPN VII Sabah Balau, Jati Agung, Lampung Selatan, hari ini.

Selain di Sabah Balau, pelaksanaan ground breaking juga dilakukan di titik nol jalan tol Sumatera di Bakauheni, Lampung Selatan, dan terakhir di Indralaya, Sumatera Selatan.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo berharap ground breaking jalan tol Sumatera bukan sekadar seremoni tetapi harus terus berjalan hingga selesai.

"Kita dan masyarakat Lampung pada umumnya berharap pembangunan ini terlaksana dan jangan sampai peletakan tiang pertama sekaligus yang terakhir. Jangan sampai itu," katanya kepada SP, Kamis (30/4).

Rencananya jalan tol Sumatera yang terbentang dari Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Lampung Selatan hingga Nanggroe Aceh Darusalam (NAD) sepanjang 2.628 km telah digadang-gadang sejak 2012. Namun karena ketiadaan investor akhirnya proyek raksasa itu meredup seiring meredupnya rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS).

Kepastian pembangunan jalan tol itu menemui titik terang setelah Presiden RI Joko Widodo berkunjung ke Lampung akhir November 2014 dan semakin jelas saat Pemda Lampung menerima dokumen perencanaan pembangunan tol pada 13 Februari lalu.

Setelah mendapatkan mandat dari pemerintah, Pemda Lampung langsung bekerja cepat membentuk dua tim persiapan pembebasan lahan tol lampung dan menentukan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi awal pembangunan tol yakni di Sabah Balau dan Bakauheni.

Berdasarkan catatan SP, jalan tol di Lampung sepanjang 140,41 km dan luas 2.671,62 hektar itu melintasi tiga Kabupaten yakni Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran dan Lampung Tengah, 16 Kecamatan dan 74 Desa.

Lampung Selatan akan dilalui jalur tol terpanjang yakni 104,7 km dengan luas 1.867,70 hektare terbentang di 11 kecamatan dan 50 desa yakni Kecamatan Bakauheni melintasi Desa Bakauheni, Klawi dan Hatta. Kecamatan Penengahan (Pisang-Sukabaru-Penengahan-Tataan-Banjarmasin-Klaten-Ruang Tengah-Kelau-Rawi-Kuripan-Taman Baru). Kalianda (PTP X dan Munjuk Sempurna). Way Panji (Sidomakmur dan Sidoarjo).

Kecamatan Sidomulyo (Sidowaluyo-Sidodadi-Sidorejo-Seloretmo-Sidomulyo-Campang Tiga). Candipuro (Way Gelang dan Desa Sinar Rantau Minyak). Ketibung ( Tanjungan- Tanjung Agung-Tanjungratu-Sukajaya-Pardasuka). Merbau Mataram (Desa Karang Raja dan Merbau Mataram). Tanjung Hintang (Sinar Ogan-Serdang-Galih Lurik-Sukanegara-Lematang-Sukabumi-Sabah Balau).

Jati Agung meliputi Desa Way Hui- Jati Mulyo dan Fajar Baru. Kecamatan Natar (Sidosari-Merak Batin-Tanjungsari-Bumi Sari-Candi Mas-Branti Raya-Banjar Negeri dan Mandah.

Selanjutnya di Kabupaten Pesawaran panjang 5,60 km luas 135,18 hektare atau yang terpendek dan hanya berada di Kecamatan Tegineng meliputi Desa Kejadian-Kota Agung-Negara Ratu dan Wates.
Selanjutnya di Kabupaten Lampung Tengah dengan panjang 30,11 km dan luas 668,48 hektare yakni Kecamatan Bumi Ratu Nuban (Sukajaya-Sukajadi-wates-Humi Raharjo-Sidowaras). Gunung Sugih (Gunung Sugih-GujungSugih Raya-Buyut Udik). Trimurjo (Pujo Asri - Pujo Basuki). Terbanggi Besar meliputi Desa Indra Putra Subing -Bandarjaya-Karang Endah dan Terbanggi Besar.

Suara Pembaruan
Noverisman Subing/LIS
Suara Pembaruan

SBY Teken Perpres Pembangunan Tol Sumatra

Presiden SBY Teken Perpres Pembangunan Tol Sumatra

Senin, 22 September 2014 23:16

Presiden SBY Teken Perpres Pembangunan Tol Sumatra
KOMPAS.COM/Sandro Gatra
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 
 
TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Guna mendorong pengembangan kawasan di Pulau Sumatera, serta mendukung pertumbuhan perekonomian nasional, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan untuk melakukan pembangunan ruas Jalan Tol di Sumatera dari Bakauheni sampai Banda Aceh. Kebijakan Pemerintah ini ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 100 Tahun 2014 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatera, yang ditandatangani oleh Presiden SBY pada 17 September 2014 lalu.

Dalam Perpres tersebut disampaikan, sebagai langkah awal, pembangunan Jalan Tol di Sumatera tersebut akan dilaksanakan pada 4 (empat) ruas Jalan Tol yang meliputi ruas Jalan Tol Medan-Binjai, ruas Jalan Tol Palembang-Simpang Indralaya, ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, dan ruas Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

“Percepatan pembangunan 4 (empat) ruas jalan tol tersebut akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara, yakni PT Hutama Karya (Persero) melalui skema penugasan,” bunyi Perpres tersebut.

Adapun sumber pendanaan PT Hutama Karya (Persero) dalam pelaksanaan pembangunan jalan tol Sumatera itu dapat berasal dari: (i)Penyertaan Modal Negara, (ii) penerusan pinjaman dari Pinjaman Pemerintah yang berasal dari luar negeri dan/atau dalam negeri, (iii) penerbitan obligasi oleh PT Hutama Karya (Persero), (iv) pinjaman PT Hutama Karya (Persero) dari lembaga keuangan, termasuk lembaga keuangan multilateral, (v) Pinjaman dan/atau bentuk pendanaan lain dari badan investasi Pemerintah; dan/atau (vi) pendanaan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Guna memperlancar pembangunan Jalan Tol di Sumatera tersebut, melalui Perpres tersebut, Presiden mengamanatkan kepada para menteri, kepala lembaga, gubernur, dan/atau bupati untuk memberikan dukungan kepada PT Hutama Karya (Persero), sesuai dengan kewenangannya masing-masing.
 
 Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Kompas.com

Jokowi lanjutkan peninggalan SBY

Jokowi lanjutkan peninggalan SBY proyek 4 ruas Tol Sumatera

Reporter : Moch Wahyudi | Jumat, 14 November 2014 

Jokowi lanjutkan peninggalan SBY proyek 4 ruas Tol Sumatera
pembangunan tol ulujami. ©2013 Merdeka.com/arie basuki
Figure terkait
Merdeka.com - Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago memastikan proyek empat ruas tol Sumatera bakal dilanjutkan. Sebab, jalan bebas hambatan tersebut dinilai berperan strategis dalam peningkatan ekonomi daerah.
"Untuk empat ruas yang sudah dikeluarkan Perpres (oleh presiden terdahulu) tidak ada keraguan. Itu bisa jadi prioritas karena menghubungkan kota-kota yang demand ekonominya sedang tumbuh," kata Andrinof saat media gathering 2014, Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/11).
Empat ruas tersebut adalah Medan-Binjai 16,8 kilometer dengan perkiraan investasi Rp 2 triliun, Pekanbaru-Dumai 135 km (Rp 14,7 triliun). Kemudian, Palembang-Indralaya 22 km (Rp 1 triliun), dan Bakauheni-Terbanggi Besar 150 km (Rp 13,8 triliun).
Untuk itu, pemerintah terdahulu telah menerbitkan Perpres. Isinya menugaskan perusahaan konstruksi pelat merah PT Hutama Karya untuk menggarap empat ruas tersebut.
Namun, Andrinof mengatakan, proyek tol Sumatera lainnya juga masih berpeluang untuk dibangun. Sepanjang, jalan nontol merupakan hak masyarakat Sumatera tak terabaikan.
"Tol sepanjang Sumatera itu kan proyek jangka panjang dan bisa kami berikan (izin) dengan catatan jalan lintas tengah, jalan lintas timur Sumatera harus terurus."
Sekedar informasi, pemerintah terdahulu berencana membangun total 27 ruas tol trans-Sumatera sepanjang 2.700 kilometer.
Menurut Andrinof, jalan tol itu sejatinya adalah infrastruktur tambahan bagi pihak memerlukan peningkatan produktivitas. Artinya, keberadaan jalan bebas hambatan itu tak boleh mematikan jalan umum yang menjadi hak masyarakat.
"Masyarakat membayar pajak agar pemerintah menyediakan kebutuhan dasar, termasuk jalan umum," katanya. "Jangan jalan umum tak diurus kemudian menimbulkan kemacetan. Nah, kemacetan ini dijadikan alasan mendorong proyek tol."
[noe]
Previous 45678910111213 Next

Paket Wisata

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kabar Internet - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger